05 May 2024

Raden Fatah dan Masjid Agung Demak Kerajaan Demak merupakan salah satu kerajaan Islam yang pernah berjaya di Pulau Jawa. Berdiri pada tahun 1500, kesultanan ini dibangun dengan bantuan para wali. Pendiri kerajaan Demak adalah Raden Patah dan diberi gelar Sultan Alam Akbar al-Fatah. Diketahui bahwa ia memimpin sejak tahun 1500 hingga 1518. Kala itu, kerajaan Demak menjadi pusat penyiaran Islam. Salah satu peninggalannya adalah Masjid Agung Demak yang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Raden Patah lahir di Palembang pada tahun 1455 Masehi dengan nama asli Jin Bun. Ia adalah putra dari Prabu Brawijaya V dengan seorang putri dari Dinasti Ming, Cina, bernama Siu Ban Ci. Siu Ban Ci adalah putri dari Syekh Bentong, seorang ulama Cina yang menjadi salah satu perintis Wali Songo. Menurut Babad Tanah Jawi, Siu Ban Ci dipersunting oleh Prabu Brawijaya V sebagai istri selir sebagai tanda persahabatan antara Majapahit dan Cina. Namun, hal ini menimbulkan kecemburuan dari Ratu Dwarawati, permaisuri Prabu Brawijaya V yang berasal dari Campa. Kesultanan demak dikenal dengan angkatan lat yang sangat kuat.sehingga ketika portugis singgah di malaka, angkatan lau demakke malaka dan berhasilmengarahkan portugis.

 Raden Fatah dan Masjid Agung Demak


Kerajaan Demak merupakan salah satu kerajaan Islam yang pernah berjaya di Pulau Jawa. Berdiri pada tahun 1500, kesultanan ini dibangun dengan bantuan para wali. Pendiri kerajaan Demak adalah Raden Patah dan diberi gelar Sultan Alam Akbar al-Fatah. Diketahui bahwa ia memimpin sejak tahun 1500 hingga 1518. Kala itu, kerajaan Demak menjadi pusat penyiaran Islam. Salah satu peninggalannya adalah Masjid Agung Demak yang terletak di Provinsi Jawa Tengah.



Raden Patah lahir di Palembang pada tahun 1455 Masehi dengan nama asli Jin Bun. Ia adalah putra dari Prabu Brawijaya V dengan seorang putri dari Dinasti Ming, Cina, bernama Siu Ban Ci. Siu Ban Ci adalah putri dari Syekh Bentong, seorang ulama Cina yang menjadi salah satu perintis Wali Songo.


Menurut Babad Tanah Jawi, Siu Ban Ci dipersunting oleh Prabu Brawijaya V sebagai istri selir sebagai tanda persahabatan antara Majapahit dan Cina. Namun, hal ini menimbulkan kecemburuan dari Ratu Dwarawati, permaisuri Prabu Brawijaya V yang berasal dari Campa.

 Kesultanan demak dikenal dengan angkatan lat yang sangat kuat.sehingga ketika portugis singgah di malaka, angkatan lau demakke malaka dan berhasilmengarahkan portugis.

No comments:

Post a Comment