ROKOK DAUN DJERUK, SANG LEGENDA MAGELANG
Rokok Daun Djeruk (lebih populer dengan rokok Djeruk) diproduksi oleh PR. CV. Daun Djeruk Magelang. Pabrik rokok legendaris ini awalnya didirikan oleh Liem Hok Bie sudut kampung Tukangan Wetan kawasan Pecinan di Kota Magelang pada tahun 1950.
Inspirasi pemberian nama rokoknya dengan 'Daun Djeruk' adalah adanya pohon jeruk yang berbuah besar yang tumbuh di depan rumah Hok Bie. Jadi sebenarnya Hok Bie lebih menitikberatkan pada daun, bukan buahnya. Tetapi malah justru buahnya itu yang mudal dikenali oleh konsumen.
Awalnya, menurut penuturan Liem Giok Ping, ayahnya Liem Hok Bie 'kulakan' tembakau di Pasar Rejowinangun untuk diolah sendiri dan dijajakan keliling kota dengan naik sepeda. Rokok yang dibuat dan dijajakan adalah rokok kretek dengan cengkeh dll. Berkat ketelatenannya, Liem Hok Bie yang lahir pada tahun 1928 ini berhasil mengembangkan usahanya.
Karena semakin banyaknya produksi dan tenaga kerja, pada jelang akhir tahun 1960, Liem Hok Bie memindahkan pabriknya ke 'Djalan Magersari no. 317 A Magelang'.
Pabrik di Magersari hanya bertahan beberapa tahun. Menurut Liem Giok Ping, pada tahun 1975 (?) Pemkot Magelang membuat jalan di sisi barat Kali Manggis di bekas pemakaman Kristen (kerkop) Magersari yang menyebabkan pabrik rokok (PR. Daun Djeruk) harus memindahkan lokasi pabriknya. Lokasi pabrik yang baru ada di Jl. Karangkidul No.8, Rejowinangun. Kelak jalan baru itu diberi nama Jalan Ikhlas. (Nb: catatan lain, pemindahan makam & pembuatan Jalan Ikhlas dilakukan pada tahun 1990-an).
Era tahun 1980-1990-an, PR. CV. Daun Djeruk mengalami kemajuan produksi dan membutuhkan lahan produksi lagi, maka dibelilah bekas pabrik rokok Paroot di Jalan Karangkidul no. 8 (kini Jl. Singosari no. 8), persis di sebelah PR Daun Djeruk.
Perusahaan ini memproduksi rokok kretek jenis tangan (SKT) dan mesin (SKM) yang dikenal dengan kemasan rokok berwarna kuning cerah, menyerupai kulit buah jeruk matang, memudahkan pengenalan produk di warung-warung.
Saat ini, PR Daun Djeruk dipimpin oleh generasi kedua Liem Giok Ping, anak dari Liem Hok Bie.
#magelang #KotaToeaMagelang #MagelangTempoDoeloe #MagelangHeritage
Sumber : Bagus Priyana












