Kesultanan Banten adalah kerajaan Islam yang didirikan pada tahun 1526 di pesisir barat Pulau Jawa dan mencapai puncak kejayaannya sebagai pusat perdagangan maritim terkuat di Asia Tenggara pada abad ke-16 hingga ke-17. Kesultanan ini didirikan oleh Maulana Hasanuddin, putra dari Sunan Gunung Jati, yang juga berperan penting dalam penyebaran Islam di wilayah tersebut. Kesultanan ini akhirnya runtuh dan dihapuskan oleh penjajah Belanda pada tahun 1813.
Sejarah Singkat
Pendirian: Didirikan pada tahun 1526 oleh Maulana Hasanuddin, putra Sunan Gunung Jati, setelah sebelumnya mengalahkan Kerajaan Sunda dan menguasai wilayah Banten.
Puncak Kejayaan: Mengalami masa kejayaan di bawah kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa pada abad ke-17, di mana Kesultanan Banten menjadi salah satu pusat perdagangan terpenting di Asia Tenggara, terutama untuk lada.
Perlawanan terhadap VOC: Menghadapi perlawanan sengit dari VOC (Kongsi Dagang Belanda) yang ingin menguasai perdagangan. Melalui politik adu domba, VOC berhasil memecah belah Kesultanan Banten, yang berujung pada penangkapan Sultan Ageng Tirtayasa pada tahun 1683.
Keruntuhan: Pada tahun 1808, Daendels menghapuskan Kesultanan Banten, dan pada tahun 1813, Sultan Muhammad Syafiuddin dipaksa turun takhta oleh Inggris, menandai berakhirnya Kesultanan Banten sebagai sebuah entitas politik.

No comments:
Post a Comment