03 May 2026

— Nikita Khrushchev digulingkan dari kekuasaan pada Oktober 1964 karena "kudeta lingkar istana" yang dipimpin oleh Leonid Brezhnev dan anggota partai lainnya. Orang-orang dekatnya sejak lama gerah oleh pengambilan keputusan Khruschev yang tidak konsisten. Semisal kebijakan pembukaan lahan pertanian dengan membabat kawasan konservasi dan hutan di Siberia yang berujung gagal total. Kebijakan luar negeri yang memalukan dan dianggap menggadaikan harga diri Uni Soviet, terutama terkait penyelesaian krisis rudal Kuba. Penyebab lainnya adalah kepemimpinan Khruschev yang bergaya kasar, arogan dan egois, sehingga membuat para elit merasa terasing. Ditambah juga Khruschev mengisolasi dirinya dan memiliki kedekatan dengan hanya segelintir orang dalam pemerintahannya, seperti Oleg Troyanovsky dan Anastas Mikoyan. Kekuasaan Khruschev jatuh karena penyebab yang bertumpuk. Programnya mengalami kegagalan berlapis-lapis akibat sikapnya yang eksklusif, membuat egoisme menubuh dalam kekuasaanya. Dia tidak mendengar karena tidak mau mendengar. Dia hanya ingin mendengar apa yang ingin didengar. Dia berbicara kepada siapapun tanpa memberi kebebasan kepada orang lain untuk berbicara. Gaya Kepemimpinan Sewenang-wenang Khruschev ini dikenal sebagai "voluntarisme". Dia terbiasa mengambil keputusan yang tidak terduga dan seringkali menghina dan meremehkan sesama aliansi politiknya, hingga membentuk resistensi beku di kalangan Nomenklatura Soviet. Khrushchev berkuasa 11 tahun. Dia secara resmi digantikan karena alasan "usia lanjut dan kesehatan yang buruk" dalam rangkaian peristiwa yang disebut sebagai "kudeta paling demokratis" dalam sejarah Soviet. Penggantinya adalah Leonid Brezhnev, mantan orang dekatnya yang kecewa berat akibat inkonsistensi Khruschev dalam kekuasaannya.

 — Nikita Khrushchev digulingkan dari kekuasaan pada Oktober 1964 karena "kudeta lingkar istana" yang dipimpin oleh Leonid Brezhnev dan anggota partai lainnya. Orang-orang dekatnya sejak lama gerah oleh pengambilan keputusan Khruschev yang tidak konsisten. Semisal kebijakan pembukaan lahan pertanian dengan membabat kawasan konservasi dan hutan di Siberia yang berujung gagal total. Kebijakan luar negeri yang memalukan dan dianggap menggadaikan harga diri Uni Soviet, terutama terkait penyelesaian krisis rudal Kuba.



Penyebab lainnya adalah kepemimpinan Khruschev yang bergaya kasar, arogan dan egois, sehingga membuat para elit merasa terasing. Ditambah juga Khruschev mengisolasi dirinya dan memiliki kedekatan dengan hanya segelintir orang dalam pemerintahannya, seperti Oleg Troyanovsky dan Anastas Mikoyan.


Kekuasaan Khruschev jatuh karena penyebab yang bertumpuk. Programnya mengalami kegagalan berlapis-lapis akibat sikapnya yang eksklusif, membuat egoisme menubuh dalam kekuasaanya. Dia tidak mendengar karena tidak mau mendengar. Dia hanya ingin mendengar apa yang ingin didengar. Dia berbicara kepada siapapun tanpa memberi kebebasan kepada orang lain untuk berbicara. 


Gaya Kepemimpinan Sewenang-wenang Khruschev ini dikenal sebagai "voluntarisme". Dia terbiasa mengambil keputusan yang tidak terduga dan seringkali menghina dan meremehkan sesama aliansi politiknya, hingga membentuk resistensi beku di kalangan Nomenklatura Soviet.


Khrushchev berkuasa 11 tahun. Dia secara resmi digantikan karena alasan "usia lanjut dan kesehatan yang buruk" dalam rangkaian peristiwa yang disebut sebagai "kudeta paling demokratis" dalam sejarah Soviet. Penggantinya adalah Leonid Brezhnev, mantan orang dekatnya yang kecewa berat akibat inkonsistensi Khruschev dalam kekuasaannya.

Sumber : Islah Bahrawi

No comments:

Post a Comment