09 May 2026

Misteri Hilangnya Surindro Supjarso, Pilot Hebat Menantu Bung Karno ​Surindro Supjarso bukanlah sosok sembarangan; ia adalah pilot pesawat pembom legendaris TNI AU yang dikenal sangat piawai menerbangkan pesawat tempur buatan Uni Soviet. Kehebatannya di udara membuat Guntur Soekarnoputra kagum, hingga akhirnya Guntur menjodohkan Surindro dengan adiknya, Megawati Soekarnoputri. Namun, nasib Surindro mulai berubah seiring dengan pergantian kekuasaan dari Orde Lama ke Orde Baru. Di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto, kebijakan politik Indonesia bergeser tajam ke arah Barat, yang berujung pada penghentian operasional seluruh alat utama sistem senjata (alutsista) buatan Soviet, termasuk pesawat pembom yang biasa dikendalikan oleh Surindro. ​Tragedi memilukan terjadi pada 22 Januari 1971 saat Surindro menjalankan tugas latihan di wilayah Biak, Papua. Pesawat Skyvan T-701 yang ia terbangkan bersama tujuh rekannya tiba-tiba hilang kontak dan tidak pernah kembali ke pangkalan. Meski pencarian besar-besaran telah dilakukan, keberadaan pesawat maupun jasad Surindro tidak pernah ditemukan hingga saat ini. Hilangnya menantu Presiden Soekarno secara tiba-tiba ini menyisakan lubang besar dalam sejarah keluarga dan melahirkan berbagai spekulasi serta misteri yang tetap tak terpecahkan selama puluhan tahun.

 Misteri Hilangnya Surindro Supjarso, Pilot Hebat Menantu Bung Karno



​Surindro Supjarso bukanlah sosok sembarangan; ia adalah pilot pesawat pembom legendaris TNI AU yang dikenal sangat piawai menerbangkan pesawat tempur buatan Uni Soviet. Kehebatannya di udara membuat Guntur Soekarnoputra kagum, hingga akhirnya Guntur menjodohkan Surindro dengan adiknya, Megawati Soekarnoputri. Namun, nasib Surindro mulai berubah seiring dengan pergantian kekuasaan dari Orde Lama ke Orde Baru. Di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto, kebijakan politik Indonesia bergeser tajam ke arah Barat, yang berujung pada penghentian operasional seluruh alat utama sistem senjata (alutsista) buatan Soviet, termasuk pesawat pembom yang biasa dikendalikan oleh Surindro.


​Tragedi memilukan terjadi pada 22 Januari 1971 saat Surindro menjalankan tugas latihan di wilayah Biak, Papua. Pesawat Skyvan T-701 yang ia terbangkan bersama tujuh rekannya tiba-tiba hilang kontak dan tidak pernah kembali ke pangkalan. Meski pencarian besar-besaran telah dilakukan, keberadaan pesawat maupun jasad Surindro tidak pernah ditemukan hingga saat ini. Hilangnya menantu Presiden Soekarno secara tiba-tiba ini menyisakan lubang besar dalam sejarah keluarga dan melahirkan berbagai spekulasi serta misteri yang tetap tak terpecahkan selama puluhan tahun.

Sumber : Sejarah Cirebon

No comments:

Post a Comment