Jejak Sejarah Markas Divisi III Diponegoro (Yogyakarta - Magelang) Di Kawasan Kader School Magelang
Setelah kemarin saya memposting Monumen yang merupakan tanda bekas Markas Divisi III Diponegoro (Yogyakarta - Magelang), di lingkungan komplek Rindam IV Diponegoro yaitu di Jl Ksatrian Selatan, kini saya akan memposting dokumentasi salah satu kegiatan yang dilakukan di sekitar Markas Divisi III Diponegoro yang berada di kompleks Kader School (komplek Rindam IV Diponegoro sekarang ini) tepatnya kegiatannya berada di Lapangan Kader School (lapangan Tentara I Rindam IV Diponegoro sekarang).
Peristiwa nya terjadi di tanggal 5 Mei 1948, yaitu peresmian Batalyon Soedjono dan Batalyon Darjatmo oleh Jenderal Sudirman selalu Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia saat itu dan melibatkan juga Mayor Jenderal Soesalit Djojoadhiningrat (putra tunggal R.A. Kartini) selaku Panglima Divisi III Diponegoro (Yogyakarta - Magelang). Saat Mayor Jenderal Soesalit Djojoadhiningrat diangkat sebagai Panglima Divisi III Diponegoro, sebenarnya tidak disetujui oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman dan Jenderal Oerip Soemohardjo. Namun, Soesalit dipilih oleh Menteri Pertahanan Amir Sjarifuddin.
Batalyon Darjatmo ini nantinya saat peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 terlibat membantu kekuatan Wehrkreise III (wilayah pertahanan militer III), yaitu Kompi Soewarno yang dari Muntilan Magelang.
Sedangkan Mayor Jenderal Soesalit Djojoadhiningrat menjabat sebagai Panglima Divisi III Diponegoro (Yogyakarta — Magelang) dari Oktober 1946 sd 1948).
nantinya diberhentikan sebagai Panglima Divisi III Diponegoro karena dianggap bersimpati kepada kelompok kiri (nama beliau tercantum dalam dokumen yang disita pemerintah sebagai salah satu orang yang "diharapkan" oleh pihak pemberontak). Nampak dalam foto Mayor Jenderal Soesalit Djojoadhiningrat berpakaian seperti yang biasanya digunakan oleh Tentara RRT.
Mayor Jenderal Soesalit Djojoadhiningrat setelah diberhentikan sebagai Panglima Divisi III Diponegoro kemudian digantikan oleh Mayor Jenderal Bambang Sugeng. Tetapi telah diberhentikan sebagai Panglima Divisi III Diponegoro selama Agresi Militer Belanda ke 2, Mayor Jenderal Soesalit Djojoadhiningrat tetap ikut bergerilya melawan Belanda di sekitaran Benteng Sumbing selaku Panglima Komando Pertempuran Daerah Kedu dan sekitarnya (1948). Dan di tahun 1948 ini Soesalit Djojoadhiningrat pangkatnya diturunkan menjadi Kolonel.
Nampak dalam foto pertama Mayor Jenderal Soesalit Djojoadhiningrat berdiri di atas podium (mimbar) dan di latar belakang nampak berdiri juga Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia saat itu yaitu Jenderal Sudirman dengan lokasi di lapangan Kader School dan di pinggir lapangan nampak jelas rimbunnya pepohonan.
Foto kedua nampak paling kiri adalah Mayor Jenderal Soesalit Djojoadhiningrat sedang Jenderal Sudirman menggunakan peci dan sedang hormat kepada prajurit yang juga sedang sikap hormat senjata untuk membalas sikap hormat dari Jenderal Sudirman.
Sumber : Orchid Breeder

No comments:
Post a Comment