11 May 2026

Sejarah Babon ANIEM Kebonpolo Magelang ANIEM (Algemeene Nederlandsch-Indische Electriciteit Maatschappij) adalah perusahaan swasta penyedia listrik Hindia Belanda yang berbasis di Surabaya, mulai masuk Magelang sekitar tahun 1924. Kantor NV ANIEM di Magelang dulu terletak di Bayemanweg, yang kini menjadi Gereja Pantekosta di Jl. Tentara Pelajar. Gardu ini berfungsi sebagai Transformator Huisje (rumah trafo) untuk menurunkan tegangan tinggi menjadi tegangan yang aman digunakan oleh perumahan atau penerangan kota, yang sering dijuluki "Babon" (induk) oleh warga lokal. Pasokan listrik berasal dari PLTA Jelok (Tuntang) yang terletak di sebelah timur Ambarawa. Bangunan cagar budaya berbentuk gardu/kotak ini menjadi saksi bisu awal masuknya jaringan listrik bertegangan 110 Volt Ampere di wilayah Jateng Selatan pada era kolonial. Gardu listrik ini terletak di kawasan Kebonpolo, yang dikenal sebagai Gardu Induk Kebonpolo untuk distribusi listrik wilayah Magelang, Jogja, dan Jateng Selatan.

 Sejarah Babon ANIEM Kebonpolo Magelang 

ANIEM (Algemeene Nederlandsch-Indische Electriciteit Maatschappij) adalah perusahaan swasta penyedia listrik Hindia Belanda yang berbasis di Surabaya, mulai masuk Magelang sekitar tahun 1924. Kantor NV ANIEM di Magelang dulu terletak di Bayemanweg, yang kini menjadi Gereja Pantekosta di Jl. Tentara Pelajar.

Gardu ini berfungsi sebagai Transformator Huisje (rumah trafo) untuk menurunkan tegangan tinggi menjadi tegangan yang aman digunakan oleh perumahan atau penerangan kota, yang sering dijuluki "Babon" (induk) oleh warga lokal.

Pasokan listrik berasal dari PLTA Jelok (Tuntang) yang terletak di sebelah timur Ambarawa.

Bangunan cagar budaya berbentuk gardu/kotak ini menjadi saksi bisu awal masuknya jaringan listrik bertegangan 110 Volt Ampere di wilayah Jateng Selatan pada era kolonial.

Gardu listrik ini terletak di kawasan Kebonpolo, yang dikenal sebagai Gardu Induk Kebonpolo untuk distribusi listrik wilayah Magelang, Jogja, dan Jateng Selatan.





Sumber : Orchid Bredeer

No comments:

Post a Comment