Upacara Pemakaman Westerling di Belanda 1987. Yang sedang menghormat berwajah asia mungkin ia bekas anak buahnya.
Si jagal The Turk Raymond Westerling Komandan Korps Speciale Troepen (KST) Kopasusnya Belanda. Ia bertanggung jawab terhadap pemb4ntaian 40 ribu rakyat Sulawesi selatan dan sekitarnya seperti Makasar, Gowa, Jeneponto, hingga Toraja pada bulan Desember 1946 hingga Februari 1947. Ia memimpin oprasi anti grilya dengan metode eks3kusi di tempat tanpa proses pengadilan.
Setelah di Sulsel ia juga memimpin Kudeta Anhkatan Perang Ratu Adil (APRA) di Bandung bulan Januari 1950, 800 personil anggotanya bergerak dari Cimahi ke Bandung dan melakukan pembersihan terhadap 94 anggota devisi Siliwangi. salah satu korbanya Letkol Lembong. Pasukannya kemudian bergerak ke Jakarta untuk menangkap para petinggi RI tapi beruntung keburu disergap dan dihancurakn di Pacet, tapi Westerling lolos dan lari ke Singapura dengan peswat Catalina milik Belanda. Ia tak pernah ditangkap dan diadili Sampai ia meninggoy tahun 1987. Pada 12 September 2013 Belanda secara resmi meminta maaf dan memberi konpensasi kepada para ahli waris korban di Sulawesi selatan.
Kisahnya diangkat ke layar lebar oleh sineas Belanda dengan judul "De Oost" dengan pemeran Martijn Lakemeier dan Marwan Kenzari pada tahun 2020.

No comments:
Post a Comment