19 April 2026

Dari beberapa cerita mertua saya tentang daerah Kader School (Kawasan Rindam IV Diponegoro saat ini) dan sekitarnya mulai dari Jalan Piere Tendean sekarang hingga masuk kawasan gerbang masuk Kader School hingga mengelilingi lapangan Kader School lalu jalan Ksatrian baik Ksatrian utara ataupun Ksatrian selatan dahulu banyak tumbuh tanaman kenari atau dalam bahasa ilmiahnya Canarium ambonensis dan Canarium indicum sebagai pohon perindang. Hal ini bisa kita lihat dari dokumentasi foto foto sekitar Jalan Pierre Tendean hingga komplek Kader School (Kawasan Rindam IV Diponegoro sekarang ini). Kata mertua saya dahulu sering mencari buah kenari di daerah tersebut karena buah kenari enak dimakan. Bisa dibayangkan dahulu betapa rindang dan asri kawasan Kader School dengan pohon perindang berupa pohon kenari yang tumbuh tinggi menjulang dengan tajuk yang lebar. Pohon pohon kenari ini dahulu dipakai untuk sarang burung kuntul yang tiap pagi sekitar jam 6.30 terbang ke arah barat dan kemudian sore hari dari arah barat pulang lagi ke kawasan Kader School. Selain burung kuntul juga ada burung gelatik dan burung emprit. Dan dikemudian hari pohon pohon kenari ini ditebang dan mulai digantikan dengan pohon Asam sekitar tahun 1957 atau 1958 (sekitar dekade 1950an). Sehingga kalau sekarang sudah jarang adanya pohon kenari apalagi burung kuntul, burung gelatik dan burung emprit dijumpai di sekitar kompleks Rindam IV Diponegoro. Bahkan burung gelatik sekarang jadi burung yang dilindungi karena sudah terancam kepunahan.

 Dari beberapa cerita mertua saya tentang daerah Kader School (Kawasan Rindam IV Diponegoro saat ini) dan sekitarnya mulai dari Jalan Piere Tendean sekarang hingga masuk kawasan gerbang masuk Kader School hingga mengelilingi lapangan Kader School lalu jalan Ksatrian baik Ksatrian utara ataupun Ksatrian selatan dahulu banyak tumbuh tanaman kenari atau dalam bahasa ilmiahnya Canarium ambonensis dan Canarium indicum sebagai pohon perindang.




 




Hal ini bisa kita lihat dari dokumentasi foto foto sekitar Jalan Pierre Tendean hingga komplek Kader School (Kawasan Rindam IV Diponegoro sekarang ini).

Kata mertua saya dahulu sering mencari buah kenari di daerah tersebut karena buah kenari enak dimakan.

Bisa dibayangkan dahulu betapa rindang dan asri kawasan Kader School dengan pohon perindang berupa pohon kenari yang tumbuh tinggi menjulang dengan tajuk yang lebar. Pohon pohon kenari ini dahulu dipakai untuk sarang burung kuntul yang tiap pagi sekitar jam 6.30 terbang ke arah barat dan kemudian sore hari dari arah barat pulang lagi ke kawasan Kader School. Selain burung kuntul juga ada burung gelatik dan burung emprit.

Dan dikemudian hari pohon pohon kenari ini ditebang dan mulai digantikan dengan pohon Asam sekitar tahun 1957 atau 1958 (sekitar dekade 1950an).

Sehingga kalau sekarang sudah jarang adanya pohon kenari apalagi burung kuntul, burung gelatik dan burung emprit dijumpai di sekitar kompleks Rindam IV Diponegoro. Bahkan burung gelatik sekarang jadi burung yang dilindungi karena sudah terancam kepunahan.

Sumber : Orchid Breeder

No comments:

Post a Comment