24 January 2026

Magelang utamanya Kota Magelang tidak akan lepas dari perusahaan otobus "Santoso". Bagaimana dengan sejarah perjalanan lahirnya perusahaan otobus "Santoso" ini. PO Santoso didirikan oleh dokter Anwar Sunny (Phung San Lim) setelah beliau mewarisi usaha bus dari orang tuanya yang bernama Wha Yu. Sebelum mewarisi usaha bus dari orang tuanya Bapak dokter Anwar Sunny bekerja di apotek Bayeman. Bapak Anwar Sunny menggantikan pegawai lama yang bernama Sie Khing Hie yang aslinya tinggal di Semarang. Dan di apotek Bayeman ini Bapak Anwar Sunny memiliki rekan kerja yang bernama Peng Lok. Bapak Peng Lok ini nantinya beliau memiliki Kebun Anggrek Bayeman yang tetap masih ada hingga sekarang ini di daerah Bayeman. Saya mendapatkan kisah perjalanan Bapak Anwar Sunny yang pernah bekerja di apotek Bayeman ini dari penuturan mertua saya Bapak Soedarto yang dahulu juga pernah bekerja di apotek Bayeman bersama Bapak Anwar Sunny dan Pen Lok. Pada dekade tahun 1960 - 1970 orang tua Anwar Sunny Memiliki sebuah perusahaan otobus yang bernama PO Tresno yang bergarasi di Kutoarjo Purworejo Jawa Tengah. Memasuki tahun 1970 orang tua Anwar Sunny mewariskan usaha bus tersebut kepada ke 3 anaknya. Setelah ke 3 anaknya mendapatkan bagian bus masing-masing lantas mereka membuat perusahaan otobus baru yaitu: 1. PO Hidup Baru bergarasi di Kutoarjo. 2. PO Kencana Jaya bergarasi di Kutoarjo. 3. PO Santoso bergarasi di Kota Magelang. Sayangnya PO Hidup Baru dan PO Kencana Jaya tidak bertahan lama karena keduanya dibeli oleh PO Sumber Alam yang masih terhitung saudara dari pemilik kedua PO tersebut. PO Sumber Alam ini sampai sekarang masih ada dengan jurusan Yogyakarta - Jakarta/Bogor dan tahun 2025 yang lalu sudah berusia 50 tahun. Akan tetapi ada beberapa unit bus PO Kencana Jaya yang dijual ke PO Santoso beberapa tahun sebelum PO Kencana Jaya tutup total. Sehingga dahulu di jalur Purwokerto - Semarang ada sebutan Kencana Jaya coklat (milik PO Santoso) dan Kencana Jaya biru (milik PO Kencana Jaya). Saat awal berdirinya PO Santoso memulai trayek bus ekonomi non AC jurusan Yogyakarta - Magelang - Semarang dan jurusan Gombong - Purworejo - Magelang - Semarang. Kemudian melebarkan sayap dengan membuka trayek Semarang-Magelang-Cilacap. Livery awal PO Santoso didominasi oleh warna putih dengan tambahan garis horizontal berwarna merah dan hitam pada bagian bawah. Livery ini bisa dibilang awet dan jarang mengalami perubahan. Saat membuka trayek ekonomi non AC PO Santoso mengandalkan armada dengan chassis Mitsubishi Fuso T653 dan Mercedes Benz LP 911. Untuk pool bus nya ada di daerah Poncol Jl Ahmad Yani Kota Magelang (dekatnya SMP Pierre Tendean). Catatan setelah mengelola PO Santoso Bapak Anwar Sunny lantas tidak lagi membuka praktek dokter dan konsentrasi pada bisnis PO busnya. Sementara sang istri masih praktik dan mengutamakan pelayanan kesehatan pada keluarga karyawannya. Pada tahun 1980an pool busnya pindah ke daerah Kupatan (di timurnya SMA Pendowo) untuk menggantikan pool sebelumnya yang berada di Jl Ahmad Yani magelang, pembangunan garasi baru ini digunakan untuk menampung jumlah armada yang semakin bertambah, pada periode ini armada andalan Po santoso adalah Mercy OF 1113 dan Hino AK. Pada akhir tahun 80an PO santoso ini mulai membuka jalur bus malam jurusan Jakarta. Jalur yang diambil adalah Jurusan Wonosari/Klaten – Magelang – Jakarta – Merak . PO Santoso cukup cermat melihat peluang pasar penumpang, mengingat banyak orang daerah Wonosari/Klaten yang merantau ke Jakarta/luar Jawa, tentunya ini jadi pangsa pasar yang sangat menarik. Divisi bus malam ini terus bertahan hingga sekarang, bahkan terus berkembang. Urusan Chasis Bus, Santoso memiliki selera tersendiri, Untuk divisi bus malam Bus santoso banyak mengandalkan chasis Mercedes Benz OH dan Hino AK, rata rata adalah MB OH 1518 King, sedangkan untuk divisi bumel yang jalan siang Po Santoso banyak menggunakan Hino AK dan bus eks divisi Malam. Pada era ini sebagian besar bus PO Santoso menggunakan Karoseri Tri Sakti model Marcopolo, sangat khas lampu depan mercy tiger, sedangkan lampu rem belakang model tumpuk, kesannya sederhana dan tidak neko neko, salah satu body terbaru PO Santoso adalah model Joybus Trisakti bermesin Oh 1521 Intercooler. Bahkan hingga sekarang PO Santoso tetap ada yang menggunakan body bus dari karoseri Tri Sakti Magelang yaitu body Infinity. Kini pool bus PO Santoso berada di Jl Soekarno Hatta di selatannya pool bus PO Handoyo. Dan PO Santoso kini memiliki semboyan "Terpercaya dan Melegenda". Sekarang PO Santoso dikelola oleh Mas Randy Sunny. Itulah sekelumit perjalanan sejarah perusahaan otobus Santoso dari Kota Magelang.

 Magelang utamanya Kota Magelang tidak akan lepas dari perusahaan otobus "Santoso". Bagaimana dengan sejarah perjalanan lahirnya perusahaan otobus "Santoso" ini.



PO Santoso didirikan oleh dokter Anwar Sunny (Phung San Lim) setelah beliau mewarisi usaha bus dari orang tuanya yang bernama Wha Yu.

Sebelum mewarisi usaha bus dari orang tuanya Bapak dokter Anwar Sunny bekerja di apotek Bayeman. Bapak Anwar Sunny menggantikan pegawai lama yang bernama Sie Khing Hie yang aslinya tinggal di Semarang. Dan di apotek Bayeman ini Bapak Anwar Sunny memiliki rekan kerja yang bernama Peng Lok. Bapak Peng Lok ini nantinya beliau memiliki Kebun Anggrek Bayeman yang tetap masih ada hingga sekarang ini di daerah Bayeman. Saya mendapatkan kisah perjalanan Bapak Anwar Sunny yang pernah bekerja di apotek Bayeman ini dari penuturan mertua saya Bapak Soedarto yang dahulu juga pernah bekerja di apotek Bayeman bersama Bapak Anwar Sunny dan Pen Lok. 

Pada dekade tahun 1960 - 1970 orang tua Anwar Sunny Memiliki sebuah perusahaan otobus yang bernama PO Tresno yang bergarasi di Kutoarjo Purworejo Jawa Tengah.

Memasuki tahun 1970 orang tua Anwar Sunny mewariskan usaha bus tersebut kepada ke 3 anaknya. Setelah ke 3 anaknya mendapatkan bagian bus masing-masing lantas mereka membuat perusahaan otobus baru yaitu:

1. PO Hidup Baru bergarasi di Kutoarjo.

2. PO Kencana Jaya bergarasi di Kutoarjo.

3. PO Santoso bergarasi di Kota Magelang.

Sayangnya PO Hidup Baru dan PO Kencana Jaya tidak bertahan lama karena keduanya dibeli oleh PO Sumber Alam yang masih terhitung saudara dari pemilik kedua PO tersebut. PO Sumber Alam ini sampai sekarang masih ada dengan jurusan Yogyakarta - Jakarta/Bogor dan tahun 2025 yang lalu sudah berusia 50 tahun.

Akan tetapi ada beberapa unit bus PO Kencana Jaya yang dijual ke PO Santoso beberapa tahun sebelum PO Kencana Jaya tutup total. Sehingga dahulu di jalur Purwokerto - Semarang ada sebutan Kencana Jaya coklat (milik PO Santoso) dan Kencana Jaya biru (milik PO Kencana Jaya).

Saat awal berdirinya PO Santoso memulai trayek bus ekonomi non AC jurusan Yogyakarta - Magelang - Semarang  dan jurusan Gombong - Purworejo - Magelang - Semarang.

Kemudian melebarkan sayap dengan membuka trayek Semarang-Magelang-Cilacap.

Livery awal PO Santoso didominasi oleh warna putih dengan tambahan garis horizontal berwarna merah dan hitam pada bagian bawah. Livery ini bisa dibilang awet dan jarang mengalami perubahan.

Saat membuka trayek ekonomi non AC PO Santoso mengandalkan armada dengan chassis Mitsubishi Fuso T653 dan Mercedes Benz LP 911. Untuk pool bus nya ada di daerah Poncol Jl Ahmad Yani Kota Magelang (dekatnya SMP Pierre Tendean). Catatan setelah mengelola PO Santoso Bapak Anwar Sunny lantas tidak lagi membuka praktek dokter dan konsentrasi pada bisnis PO busnya. Sementara sang istri masih praktik dan mengutamakan pelayanan kesehatan pada keluarga karyawannya.

Pada tahun 1980an pool busnya pindah ke daerah Kupatan (di timurnya SMA Pendowo) untuk menggantikan pool sebelumnya yang berada di Jl Ahmad Yani magelang, pembangunan garasi baru ini digunakan untuk menampung jumlah armada yang semakin bertambah, pada periode ini armada andalan Po santoso adalah Mercy OF 1113 dan Hino AK.

Pada akhir tahun 80an PO santoso ini mulai membuka  jalur bus malam jurusan Jakarta. Jalur yang diambil adalah Jurusan Wonosari/Klaten – Magelang – Jakarta – Merak . PO Santoso cukup cermat melihat peluang pasar penumpang, mengingat banyak orang daerah Wonosari/Klaten  yang merantau ke Jakarta/luar Jawa, tentunya ini jadi pangsa pasar yang sangat menarik. Divisi bus malam ini terus bertahan hingga sekarang, bahkan terus berkembang.

Urusan Chasis Bus, Santoso memiliki selera tersendiri, Untuk divisi bus malam Bus santoso banyak mengandalkan chasis Mercedes Benz OH dan Hino AK, rata rata adalah MB OH 1518 King, sedangkan untuk divisi bumel yang jalan siang Po Santoso banyak menggunakan Hino AK dan bus eks divisi Malam.

Pada era ini sebagian besar bus PO Santoso menggunakan Karoseri Tri Sakti model Marcopolo, sangat khas lampu depan mercy tiger, sedangkan lampu rem belakang model tumpuk, kesannya sederhana dan tidak neko neko, salah satu body terbaru PO Santoso adalah model Joybus Trisakti bermesin Oh 1521 Intercooler. Bahkan hingga sekarang PO Santoso tetap ada yang menggunakan body bus dari karoseri Tri Sakti Magelang yaitu body Infinity.

Kini pool bus PO Santoso berada di Jl Soekarno Hatta di selatannya pool bus PO Handoyo. Dan PO Santoso kini memiliki semboyan "Terpercaya dan Melegenda". Sekarang PO Santoso dikelola oleh Mas Randy Sunny.

Itulah sekelumit perjalanan sejarah perusahaan otobus Santoso dari Kota Magelang.


Sumber : Orchid Breeder

No comments:

Post a Comment