24 January 2026

Cepuri Parangkusumo adalah situs bersejarah dan spiritual di kompleks Pantai Parangkusumo, Bantul, Yogyakarta, yang menyimpan banyak cerita masyarakat terkait dengan Nyi Roro Kidul, sang Ratu Laut Selatan. Asal Usul dan Hubungan dengan Panembahan Senopati Menurut Babad Tanah Jawa dan Serat Kandha, Cepuri awalnya adalah pulau kecil yang menjadi tempat semadi Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Islam, ketika ia mencari petunjuk untuk membangun kerajaan. Konon, di sinilah ia bertemu dengan Nyi Roro Kidul dan membuat kesepakatan untuk mendapatkan dukungan spiritual demi kelangsungan kerajaan. Tempat semadinya kini berwujud dua gundukan batu bernama Sela Ageng dan Sela Sengker, yang dianggap sebagai penanda kesepakatan tersebut. Pertemuan Rahasia Raja dengan Nyi Roro Kidul Cerita masyarakat menyebutkan bahwa setiap raja Mataram (termasuk Sultan Yogyakarta) memiliki ikatan spiritual dengan Nyi Roro Kidul, bahkan dipercaya pernah menjadikannya istri secara gaib. Cepuri menjadi lokasi rahasia untuk pertemuan mereka, terutama pada malam Selasa Kliwon dan tanggal 1 Suro (awal tahun Jawa). Pada saat itu, banyak warga berkumpul untuk tirakat atau semedi, berharap mendapatkan berkah seperti kesehatan, rejeki, atau petunjuk hidup. Larangan Memakai Pakaian Hijau Salah satu larangan terkenal yang terkait dengan Cepuri dan sekitarnya adalah tidak boleh mengenakan pakaian berwarna hijau di sepanjang pantai. Konon, larangan ini berasal dari kesepakatan dengan Nyi Roro Kidul, dan juga dianggap sebagai simbol untuk memutuskan hubungan masyarakat Jawa dengan warna yang identik dengan kekuasaan Belanda pada masa lalu. Beberapa cerita juga menyebutkan bahwa mereka yang melanggar larangan bisa terseret ombak atau mengalami hal tak diinginkan. #spiritual21 #sejarah #mataram #cepuri #parangkusumo #nyirorokidul #kejawen

 Cepuri Parangkusumo adalah situs bersejarah dan spiritual di kompleks Pantai Parangkusumo, Bantul, Yogyakarta, yang menyimpan banyak cerita masyarakat terkait dengan Nyi Roro Kidul, sang Ratu Laut Selatan. 

 


Asal Usul dan Hubungan dengan Panembahan Senopati

 

Menurut Babad Tanah Jawa dan Serat Kandha, Cepuri awalnya adalah pulau kecil yang menjadi tempat semadi Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Islam, ketika ia mencari petunjuk untuk membangun kerajaan. Konon, di sinilah ia bertemu dengan Nyi Roro Kidul dan membuat kesepakatan untuk mendapatkan dukungan spiritual demi kelangsungan kerajaan. Tempat semadinya kini berwujud dua gundukan batu bernama Sela Ageng dan Sela Sengker, yang dianggap sebagai penanda kesepakatan tersebut.

 

Pertemuan Rahasia Raja dengan Nyi Roro Kidul

 

Cerita masyarakat menyebutkan bahwa setiap raja Mataram (termasuk Sultan Yogyakarta) memiliki ikatan spiritual dengan Nyi Roro Kidul, bahkan dipercaya pernah menjadikannya istri secara gaib. Cepuri menjadi lokasi rahasia untuk pertemuan mereka, terutama pada malam Selasa Kliwon dan tanggal 1 Suro (awal tahun Jawa). Pada saat itu, banyak warga berkumpul untuk tirakat atau semedi, berharap mendapatkan berkah seperti kesehatan, rejeki, atau petunjuk hidup.

 

Larangan Memakai Pakaian Hijau

 

Salah satu larangan terkenal yang terkait dengan Cepuri dan sekitarnya adalah tidak boleh mengenakan pakaian berwarna hijau di sepanjang pantai. Konon, larangan ini berasal dari kesepakatan dengan Nyi Roro Kidul, dan juga dianggap sebagai simbol untuk memutuskan hubungan masyarakat Jawa dengan warna yang identik dengan kekuasaan Belanda pada masa lalu. Beberapa cerita juga menyebutkan bahwa mereka yang melanggar larangan bisa terseret ombak atau mengalami hal tak diinginkan.

 

#spiritual21 #sejarah #mataram #cepuri #parangkusumo #nyirorokidul #kejawen

No comments:

Post a Comment