Kenapa di sebut Pulau Jawa?
Belanda membagi wilayah di Jawa menjadi, Jawa barat, Jawa tengah, Jawa timur dan Madura. Sebelumnya Ahli2 Sejarah Belanda sudah mempelajari sumber2 Sejarah sejaman tentunya bekerjasama dengan ahli ahli lokal. Jangan salah sangka Sejarawan Belanda adalah pecinta Sains.
Nah Sumber sejarah yang termasuk Tua menyebut Pulau Jawa adalah Prasasti Canggal, artinya Belanda tidak salah membagi nama2 Di Pulau Jawa, Prasasti lainya pada era Kerajaan Medang menulis nama nama sapradesa di Wilayah Jawa barat, prades artinya distrik atau daerah bukan seperti menyebut Kambujadesa yang artinya kerajaan Kambuja. Sapradesa di Jawa barat itu pada zaman prasasti Salingsingan dibuat adalah seperti Taku, luitan, Kuningan, Sunda itulah Sapradesa yang dikenali saat itu di Pulau Jawa.
Memang salah satu Peta di Alexandria pernah menulis peta Barus, Sindae, dan Jawa tetapi letak Sindae dan Jawa terpisah oleh air yang luas, jika tidak percaya bisa dilihat di Peta itu sendiri.
Tetapi dua sumber Prasasti Sejaman Yaitu Canggal dan Salingsingan sudah menjelaskan bahwa di Jawa barat ada bebebrapa Sapradesa, dan di wilayah sebelah tengah dan timur dalam Prasasri2 lain era Medang banyak watak2 yang menyusun Kerajaan Medang. Termasuuk menjelaskan bahwa Ratu Sanjaya Raja Medang itu adalah Rakai dari wilayah Mataram.

No comments:
Post a Comment