Kemamgkaran Sultan Yogyakarta yang satu ini Mistis
Beliau adalah Sultan Hamengkubuwono VIII yang kisah kemangkatannya terbilang mistis, bagaimana tidak sebelum wafat beliau memanggil anaknya yang sedang kuliah di Eropa agar lekas pulang. Lantas apa sisi mistisnya. Demikian kisahnya ;
Sultan meninggal pada tanggal 22 Oktober 1939 di kereta api di daerah Wates, Kulon Progo dalam perjalanan pulang dari Batavia (Jakarta) untuk menjemput GRM Darajatun (Kelak Menjadi Hamengkubwono IX) dari Belanda.
Sedangkan sumber lain menyebutkan bahwa ia meninggal dunia di rumah sakit Onder de Bogen (kini Rumah Sakit Panti Rapih) setelah jatuh sakit di dalam kereta api di wilayah Kroya. GRM Darajatun yang belum sempat menyelesaikan sekolahnya, mendadak dipanggil pulang.
Di Batavia, Sultan menyerahkan keris Kangjeng Kyai Ageng Jakapiturun kepada GRM Darajatun sebagai tanda suksesi kerajaan, sekaligus sebagai isyarat bahwa GRM Darajatun-lah yang kelak akan menggantikan sebagai Sultan.

No comments:
Post a Comment