HABIB BA'ABUD PENGKHIANAT DIPONEGORO? (2)
Banyak postingan yang menuduh ditangkapnya Pangeran Diponegoro karena pengkhianatan Habib Ba'abud.
Nama yang mereka tuduh adalah Habib Ibrahim Ba'abud.
Apakah benar begitu?
Sebagai pihak yang dibujuk, Pangeran Diponegoro pasti tahu siapa saja yang telah membujuknya.
Siapa saja orang yang berhasil meyakinkan sang pangeran untuk mau bertemu dengan Belanda.
Tentu orang-orang dekat. Pasti orang-orang yang dipercaya.
Semua nama pasti diingatnya.
Maka ditulislah nama-nama itu dalam memoarnya.
Siapa saja?
Nama-nama itu tertulis jelas dalam Babad Diponegoro..
"...
pan pun Paman Pangulu nusul punika
Kaji Badarodin Kaji Mam Rajiku
Ki Mlangi punika
mapan sampun prapta sami
rembagipun samya ngengingken bedhama."
Jadi, yang pertama kali membujuk adalah anaknya sendiri. Pangeran Suryaatmaja.
Kemudian para panglimanya, para Basah. Di antaranya adalah Sentot Prawirodirjo.
Namun, yang makin memantapkan hati untuk bertemu Belanda adalah para penasehatnya.
Seperti tertulis dalam tembang itu. Ada 4 orang ulama.
Mereka adalah Mas Penghulu Pekih Ibrahim, Haji Badarudin, Haji Imam Raji, dan Kyai Mlangi.
Dalam Babad Diponegoro sama sekali tak tertulis nama Habib Ibrahim Ba'abud.
Lalu sumber dari mana mereka menuduh nama itu?
Saya pun penasaran. Akhirnya menelusuri jejaknya, siapakah Habib Ibrahim Ba'abud yang dituduh itu.
Ternyata mereka menganggap Mas Penghulu Pekih Ibrahim, penghulu Pangeran Diponegoro, sama dengan Habib Ibrahim Ba'abud.
Padahal dua nama itu beda orang. Juga beda keturunan.
Kalo ada yang penasaran siapa Habib Ibrahim Ba'abud, nanti saya tuliskan.
#books #babaddiponegoro #pangerandiponegoro
Sumber : Nassirun Purwokartun

No comments:
Post a Comment