Kantor Lingkungan Hidup Kota Magelang menyelenggarakan kegiatan "Pemberdayaan dan Pelatihan Fasilitator Pengelolaan Sampah Kota Magelang Tahun 2015" pada hari Senin - Selasa, 23-24 Februari 2015, bertempat di Lantai II Gedung Kyai Sepanjang Kota Magelang
.... berani menjalani kehidupan, adalah sebuah konsekuensi untuk ikut membangun sebuah peradaban yang lebih bertanggung jawab ...
24 February 2015
26 August 2014
PAK LAMNO
Nglipoh
merupakan salah satu Dusun di Desa Karanganyar, Borobudur, Magelang. Mayoritas warga masyarakat Dusun Nglipoh
memiliki mata pencaharian sebagai pengrajin gerabah. Dusun Nglipoh adalah salah
satu sentra kerajinan gerabah di Kabupaten Magelang. Warga Masyarakat Nglipoh
menekuni kerajinan gerabah sudah sejak jaman penjajahan Belanda. Beragam bentuk
kerajinan gerabah antara lain berupa tungku, kendi, pot bunga mini, stupa,
celengan, asbak, tempat pensil, cobek dan lain sebagainya.
Wisatawan
manca negara sering mengunjungi Dusun Nglipoh untuk melihat aktifititas warga
masyarakat secara langsung dalam membuat gerabah dan sekaligus belajar langsung
membuat gerabah kepada pengrajin gerabah.
Pak Lamno dan Bu Lamno yang berprofesi sebagai pengrajin gerabah dan berdomisili
di Dusun Nglipoh, Karanganyar, Borobudur, Magelang, merupakan salah satu destinasi
kunjungan dalam acara “Djeladjah Sepeda di Boroboedoer” yang diselenggarakan
oleh Komunitas Kota Toea Magelang [KTM] pada hari Minggu, 24 Agustus 2014, jam
: 08.15 WIB s.d selesai.
BU LAMNO
Nglipoh
merupakan salah satu Dusun di Desa Karanganyar, Borobudur, Magelang. Mayoritas warga masyarakat Dusun Nglipoh
memiliki mata pencaharian sebagai pengrajin gerabah. Dusun Nglipoh adalah salah
satu sentra kerajinan gerabah di Kabupaten Magelang. Warga Masyarakat Nglipoh
menekuni kerajinan gerabah sudah sejak jaman penjajahan Belanda. Beragam bentuk
kerajinan gerabah antara lain berupa tungku, kendi, pot bunga mini, stupa,
celengan, asbak, tempat pensil, cobek dan lain sebagainya.
Wisatawan
manca negara sering mengunjungi Dusun Nglipoh untuk melihat aktifititas warga
masyarakat secara langsung dalam membuat gerabah dan sekaligus belajar langsung
membuat gerabah kepada pengrajin gerabah.
Pak Lamno dan Bu Lamno yang berprofesi sebagai pengrajin gerabah dan berdomisili
di Dusun Nglipoh, Karanganyar, Borobudur, Magelang, merupakan salah satu destinasi
kunjungan dalam acara “Djeladjah Sepeda di Boroboedoer” yang diselenggarakan
oleh Komunitas Kota Toea Magelang [KTM] pada hari Minggu, 24 Agustus 2014, jam
: 08.15 WIB s.d selesai.
NGLIPOH
Nglipoh
merupakan salah satu Dusun di Desa Karanganyar, Borobudur, Magelang. Mayoritas warga masyarakat Dusun Nglipoh
memiliki mata pencaharian sebagai pengrajin gerabah. Dusun Nglipoh adalah salah
satu sentra kerajinan gerabah di Kabupaten Magelang. Warga Masyarakat Nglipoh
menekuni kerajinan gerabah sudah sejak jaman penjajahan Belanda. Beragam bentuk
kerajinan gerabah antara lain berupa tungku, kendi, pot bunga mini, stupa,
celengan, asbak, tempat pensil, cobek dan lain sebagainya.
Wisatawan
manca negara sering mengunjungi Dusun Nglipoh untuk melihat aktifititas warga
masyarakat secara langsung dalam membuat gerabah dan sekaligus belajar langsung
membuat gerabah kepada pengrajin gerabah.
Pak Lamno dan Bu Lamno yang berprofesi sebagai pengrajin gerabah dan berdomisili
di Dusun Nglipoh, Karanganyar, Borobudur, Magelang, merupakan salah satu destinasi
kunjungan dalam acara “Djeladjah Sepeda di Boroboedoer” yang diselenggarakan
oleh Komunitas Kota Toea Magelang [KTM] pada hari Minggu, 24 Agustus 2014, jam
: 08.15 WIB s.d selesai.
MBAH QODRI
Mbah Qodri, merupakan salah satu penduduk Dusun Maitan,
Borobudur, Kabupaten Magelang, yang berprofesi sebagai Pengrajin Tikar Pandan.
Usia Mbah Qodri saat ini sudah mencapai kurang lebih 100 tahun, namun kecepatan
tangan menganyam tikar pandan tidak kalah dengan mereka yang berusia muda.
Dalam usia yang sudah sepuh, Mbah Qodri masih aktif memproduksi 1 gulung tikar
pandan per 2 minggu. 1 gulung tikar pandan yang dibuat oleh mbah Qodri dihargai
sebesar Rp.25.000,-.
Mbah Qodri yang berdomisili di Dusun Maitan, Borobudur,
Magelang, merupakan salah destinasi kunjungan dalam acara “Djeladjah Sepeda di
Boroboedoer” yang diselenggarakan oleh Komunitas Kota Toea Magelang [KTM] pada
hari Minggu, 24 Agustus 2014, jam : 08.15 WIB s.d selesai.
http://youtu.be/j4L6v5xenPA
DJELADJAH SEPEDA DI BOROBOEDOER
Mbah Qodri, merupakan salah satu penduduk Dusun Maitan,
Borobudur, Kabupaten Magelang, yang berprofesi sebagai Pengrajin Tikar Pandan.
Usia Mbah Qodri saat ini sudah mencapai kurang lebih 100 tahun, namun kecepatan
tangan menganyam tikar pandan tidak kalah dengan mereka yang berusia muda.
Dalam usia yang sudah sepuh, Mbah Qodri masih aktif memproduksi 1 gulung tikar
pandan per 2 minggu. 1 gulung tikar pandan yang dibuat oleh mbah Qodri dihargai
sebesar Rp.25.000,-.
Mbah Qodri yang berdomisili di Dusun Maitan, Borobudur,
Magelang, merupakan salah destinasi kunjungan dalam acara “Djeladjah Sepeda di
Boroboedoer” yang diselenggarakan oleh Komunitas Kota Toea Magelang [KTM] pada
hari Minggu, 24 Agustus 2014, jam : 08.15 WIB s.d selesai.
http://youtu.be/j4L6v5xenPA
DJELADJAH SEPEDA DI BOROBOEDOER
Nglipoh
merupakan salah satu Dusun di Desa Karanganyar, Borobudur, Magelang. Mayoritas warga masyarakat Dusun Nglipoh
memiliki mata pencaharian sebagai pengrajin gerabah. Dusun Nglipoh adalah salah
satu sentra kerajinan gerabah di Kabupaten Magelang. Warga Masyarakat Nglipoh
menekuni kerajinan gerabah sudah sejak jaman penjajahan Belanda. Beragam bentuk
kerajinan gerabah antara lain berupa tungku, kendi, pot bunga mini, stupa,
celengan, asbak, tempat pensil, cobek dan lain sebagainya.
Wisatawan
manca negara sering mengunjungi Dusun Nglipoh untuk melihat aktifititas warga
masyarakat secara langsung dalam membuat gerabah dan sekaligus belajar langsung
membuat gerabah kepada pengrajin gerabah.
Pak Lamno dan Bu Lamno yang berprofesi sebagai pengrajin gerabah dan berdomisili
di Dusun Nglipoh, Karanganyar, Borobudur, Magelang, merupakan salah satu destinasi
kunjungan dalam acara “Djeladjah Sepeda di Boroboedoer” yang diselenggarakan
oleh Komunitas Kota Toea Magelang [KTM] pada hari Minggu, 24 Agustus 2014, jam
: 08.15 WIB s.d selesai.
02 August 2014
REUNI PERAK ALUMNI SMA NEGERI 2 MAGELANG ANGKATAN 1989
“REUNI PERAK”
Alumni SMA Negeri 2 Magelang Angkatan 1989
Kamis, 31 Juli 2014, jam : 10.00 WIB s.d selesai
Tema :
"Setelah 25 Tahun,
Kembali Berjumpa,
Bercerita,...
dan Berbagi Rasa,..
Sumber Foto :
Nugroho Adhie, Farida Kurniawati, Dominike Wangsit
Damayantie, Try Suprianto
Subscribe to:
Posts (Atom)

.jpg)


.jpg)





.jpg)



.jpg)

.jpg)


.jpg)




.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)


.jpg)

.jpg)
.jpg)






.jpg)
.jpg)

.jpg)




.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)


.jpg)



.jpg)


.jpg)
.jpg)








.jpg)


.jpg)









.jpg)


.jpg)







.jpg)
.jpg)




.jpg)







.jpg)

.jpg)


.jpg)


.jpg)



.jpg)

.jpg)


.jpg)



.jpg)













.jpg)












.jpg)









.jpg)




.jpg)




.jpg)
.jpg)

.jpg)

.jpg)










.jpg)











.jpg)
.jpg)



.jpg)


.jpg)





.jpg)
.jpg)






.jpg)








.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)