📜 BIOGRAFI LENGKAP & RINCI: JENDERAL BASUKI RAHMAT
Nama lengkap: Raden Basuki Rahmat (sering ditulis Basoeki Rachmat)
Lahir: 4 November 1921, Desa Senori, Kecamatan Senori, Tuban, Jawa Timur
Wafat: 9 Januari 1969, Jakarta, umur 47 tahun; penyebab: serangan jantung
Gelar: Pahlawan Nasional RI, kenaikan pangkat anumerta jadi Jenderal TNI
🧒 Awal Kehidupan & Pendidikan
- Ayah: Raden Soedarsono Soenodihardjo (asisten camat)
- Yatim usia 4 tahun (ibu meninggal), piatu usia 11 tahun (ayah meninggal); dibesarkan keluarga kerabat
- Pendidikan:
- HIS (Sekolah Rakyat) Tuban
- MULO (setingkat SMP) Surabaya
- HIK Muhammadiyah Yogyakarta (lulus 1942)
- Tak langsung melanjutkan sekolah, lalu masuk pendidikan militer masa pendudukan Jepang
⚔️ KARIER MILITER RINCI
Masa Jepang (1943–1945)
- Masuk PETA (Pembela Tanah Air) sekolah Bogor
- Lulus jadi Syodanco (Komandan Kompi), ditempatkan di Pacitan
Masa Kemerdekaan & Perjuangan
- Agustus 1945: Mendirikan BKR di Maospati, Madiun
- 5 Oktober 1945: Masuk TKR → Komandan Batalyon Ngawi, pangkat Mayor
- Agresi Militer Belanda I & II: Memimpin pasukan melawan Belanda di Bojonegoro, Temanggung, Kediri, Madiun, Ngawi
- Pasca Perjanjian Renville: Bertugas mengamankan perbatasan wilayah Jawa Timur
- 1950: Masuk AKABRI, naik jadi Letnan Kolonel
- 1956–1959: Atase Militer RI di Melbourne, Australia
- 1960: Kembali ke Indonesia → Kepala Staf Kodam V/Brawijaya
- 1962: Diangkat Panglima Kodam V/Brawijaya (pangkat Mayor Jenderal)
- 1965: Pasca G30S/PKI → Memimpin penertiban dan pemulihan keamanan seluruh Jawa Timur
📜 KARIER POLITIK & PERAN SEJARAH
- 24 Februari 1966: Diangkat Menteri Urusan Veteran & Demobilisasi Kabinet Dwikora II
- 11 Maret 1966: Peran krusial → Salah satu dari 3 saksi utama penandatanganan Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret) bersama Jenderal M. Jusuf dan Amir Machmud . Bertugas membawa dokumen dari Istana Bogor ke Markas Kostrad untuk diserahkan kepada Soeharto
- 18 Maret 1966: Dilantik Menteri Dalam Negeri RI; juga menjabat Penjabat Gubernur DKI Jakarta hingga 28 April 1966
- Juni 1968: Tetap menduduki posisi Mendagri di Kabinet Pembangunan I Soeharto
🕊️ WAFAT & PENGHARGAAN
- 9 Januari 1969: Meninggal mendadak karena serangan jantung saat masih menjabat; dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta
- SK Presiden No. 1/TK/1969: Dianugerahi gelar Pahlawan Nasional dan pangkat Jenderal TNI (Anumerta) di hari yang sama
- Namanya diabadikan: Jalan Basuki Rahmat di ratusan kota, nama gedung, hingga ruas jalan utama di Tuban dan Samarinda
📌 RINGKASAN JABATAN
- Syodanco PETA → Komandan TKR Ngawi
- Atase Militer Australia → Pangdam V/Brawijaya
- Menteri Veteran → Saksi Supersemar
- Mendagri RI → Pj Gubernur DKI Jakarta
Sumber: Wikipedia Indonesia, LPP RRI, Kemensos RI, buku Basoeki Rachmat dan Supersemar..

No comments:
Post a Comment