07 February 2026

Makam Raja-Raja Mataram di Kotagede, yang juga dikenal sebagai Pasarean Hastana Kitha Ageng, Merupakan tempat peristirahatan terakhir bagi para pendiri kerajaan Mataram Islam. Berikut adalah tokoh-tokoh utama yang dimakamkan di sana: Tokoh Utama & Keluarga Kerajaan 1. Panembahan Senopati: Pendiri dan raja pertama Mataram Islam. 2. Ki Ageng Pemanahan: Ayah dari Panembahan Senopati yang membuka alas Mentaok. 3. Panembahan Hanyakrawati (Sultan Sedo Krapyak): Raja kedua Mataram Islam. 4. Sultan Hamengku Buwono II: Satu-satunya raja Kesultanan Yogyakarta yang dimakamkan di sini (bukan di Imogiri) karena situasi Perang Jawa saat beliau wafat. 5. Ki Ageng Juru Mertani: Penasihat utama Panembahan Senopati. 6. Nyai Ageng Nis: Nenek dari Panembahan Senopati. 7. Sultan Hadiwijaya (Joko Tingkir): Raja Pajang. Makam di sini berupa "makam penghormatan" yang berisi tanah dari makam aslinya di Sragen. Tokoh Lainnya 8. Ki Ageng Mangir: Musuh sekaligus menantu Panembahan Senopati. Keunikan makamnya adalah posisinya yang separuh di dalam pagar dan separuh di luar sebagai simbol statusnya sebagai musuh sekaligus keluarga. 9. Pangeran Adipati Paku Alam I hingga Paku Alam IV. Informasi penting lainnya adalah : Kompleks ini memiliki aturan ketat bagi peziarah, seperti kewajiban mengenakan pakaian adat Jawa (beskap/peranakan untuk pria dan kain/kemben untuk wanita) serta larangan memotret di area dalam makam.

 Makam Raja-Raja Mataram di Kotagede, yang juga dikenal sebagai Pasarean Hastana Kitha Ageng,



Merupakan tempat peristirahatan terakhir bagi para pendiri kerajaan Mataram Islam. 


Berikut adalah tokoh-tokoh utama yang dimakamkan di sana:


Tokoh Utama & Keluarga Kerajaan

1. Panembahan Senopati: Pendiri dan raja pertama Mataram Islam.


2. Ki Ageng Pemanahan: Ayah dari Panembahan Senopati yang membuka alas Mentaok.


3. Panembahan Hanyakrawati (Sultan Sedo Krapyak): Raja kedua Mataram Islam.


4. Sultan Hamengku Buwono II: Satu-satunya raja Kesultanan Yogyakarta yang dimakamkan di sini (bukan di Imogiri) karena situasi Perang Jawa saat beliau wafat.


5. Ki Ageng Juru Mertani: Penasihat utama Panembahan Senopati.


6. Nyai Ageng Nis: Nenek dari Panembahan Senopati.


7. Sultan Hadiwijaya (Joko Tingkir): Raja Pajang. Makam di sini berupa "makam penghormatan" yang berisi tanah dari makam aslinya di Sragen. 


Tokoh Lainnya


8. Ki Ageng Mangir: Musuh sekaligus menantu Panembahan Senopati. Keunikan makamnya adalah posisinya yang separuh di dalam pagar dan separuh di luar sebagai simbol statusnya sebagai musuh sekaligus keluarga.


9. Pangeran Adipati Paku Alam I hingga Paku Alam IV. 


Informasi penting lainnya adalah :


Kompleks ini memiliki aturan ketat bagi peziarah, seperti kewajiban mengenakan pakaian adat Jawa (beskap/peranakan untuk pria dan kain/kemben untuk wanita) serta larangan memotret di area dalam makam.

No comments:

Post a Comment