Siapa Ki Ageng Mangir ?
Ki Ageng Mangir (khususnya Ki Ageng Mangir Wanabaya atau Mangir IV) adalah penguasa tanah perdikan Mangir yang legendaris karena keberaniannya menentang kekuasaan Mataram Islam di bawah pimpinan Panembahan Senopati.
Berikut biodata singkat beliau :
Nama Asli: Bagus Wanabaya (sering disebut Raden Jaka Humbul Wonoboyo).
Gelar: Ki Ageng Mangir IV.
Asal-usul: Keturunan raja Majapahit - Ki Ageng Mangir III).
Wilayah Kekuasaan: Desa Mangir, Pajangan, Bantul (wilayah perdikan yang bebas pajak sejak era Majapahit).
Senjata Pusaka: Tombak Kyai Baru Klinting yang konon sangat sakti.
Istri: Pembayun (Putri Panembahan Senopati).
Kisah Singkat:
Siasat Cinta di Balik Perseteruan
Ki Ageng Mangir menolak tunduk pada Mataram karena merasa wilayahnya adalah tanah merdeka. Karena kesaktiannya, Panembahan Senopati tidak berani menyerang secara langsung dan menggunakan strategi "telik sandi" (intelijen).
Senopati mengutus putrinya, Pembayun, untuk menyamar menjadi ledhek (penari keliling) guna memikat hati Ki Ageng Mangir. Rencana ini berhasil; Mangir jatuh cinta dan menikahi Pembayun tanpa tahu identitas aslinya.
Setelah Pembayun hamil, ia baru mengaku sebagai putri Senopati. Demi rasa hormat pada istri dan calon anaknya, Mangir bersedia melakukan sungkem (penghormatan) ke Mataram. Namun, saat sedang bersujud di hadapan mertuanya, kepalanya konon dibenturkan ke singgasana batu oleh Panembahan Senopati hingga tewas.
Sebagai bentuk penghormatan sekaligus hukuman, jasadnya dimakamkan di Makam Raja-Raja Kotagede dengan posisi yang unik: separuh badannya di dalam pagar makam (sebagai menantu) dan separuhnya di luar pagar (sebagai musuh).
Salam Rahayu π
Jika ada koreksi atau informasi tambahan, sumangga dipun serat wonten kolom komentar
Sumber : Abi R Djajadiredja

No comments:
Post a Comment