10 September 2016

PUAH

LEGENDA MAGELANG : PUAH

Dalam rentang waktu tahun 1960 hingga tahun 1980 an, setiap warga magelang pasti mengenal sosok seorang wanita yang dianggap orang gila dan selalu hilir mudik di wilayah Kota Magelang, utamanya di seputaran Pasar Gedhe Rejowinangun, dengan membawa batu di tangannya, namanya Puah.

Berdasarkan penuturan saksi hidup yang pernah berjumpa dengan Puah, Puah adalah seorang wanita yang memiliki postur tubuh yang tinggi, berperawakan besar, berambut panjang dan berkulit hitam. Pada awalnya, dalam kesehariannya Puah dalam berpakaian menggunakan rok dan berambut panjang, kemudian rambutnya digundul dan suka memakai hem. Namun ada informasi yang mengatakan bahwa pakaian sehari-hari cuma memakai kemben, seperti yang digunakan pengantin putri model basahan. Perilaku Puah setiap pagi rajin mandi di Kali Manggis, tepatnya di Pabrik Es dekat Pasar Gedhe Rejowinangun.

Saksi hidup juga menuturkan bahwa Puah berasal dari Keluarga Berada dan suka minta uang pada orang yang dianggap mampu/kaya. Sebagai seorang yang dianggap tidak genap nalar pikirnya (orang gila/orang tidak waras/orang tidak genep), ketika menjalankan aktifitasnya meminta uang kepada para pengguna jalan di seputaran Pasar Gedhe Rejowinangun, Puah selalu membawa batu di genggaman tangannya. Hal ini membuat takut kepada orang yang sedang berpapasan dengannya, lebih-lebih mereka yang membawa kendaraan berupa mobil akan segera memberi uang agar Puah segera menyingkir dan berlalu dari sekitar mobilnya. Mereka takut mobilnya akan digores batu oleh Puah apabila tidak memberi sesuatu, baik itu uang ataupun makanan.

Diinformasikan bahwa Puah bertempat tinggal di Kampung Karang Kidul, namun dalam kesehariannya, Puah biasa mangkal di emperan Bioskop Ampera Jalan Tidar (sekarang menjadi Bank CIMB Niaga). Meskipun dianggap orang gila, Puah memiliki perilaku yang istimewa. Meskipun Puah dianggap “wong sing ora genep” tapi sering menolong orang gila lain yang sedang kelaparan, dengan cara memberikan makanan yang diminta oleh Puah dari Pedagang di seputaran Pasar Gedhe Rejowinangun. Bila Puah menemukan orang gila yang jorok dan dekil, Puah akan memandikan orang gila tersebut di Kali Manggis (Pabrik Es) dekat Pasar Rejowinangun. Dalam memandikan anak-anak gelandangan di Kali Manggis, menggunakan sabun cuci batangan yang terkenal waktu itu yaitu sabun cuci batangan “Cap Angsa”. Waktu memandikan, Puah tidak peduli anak-anak yang dimandikan menangis karena matanya pedas terkena busa sabun batangan, yang penting anak-anak itu bersih.

Ada saksi hidup yang menceritakan bahwa pada tahun 1966 saat berada di Ngarakan (Jalan Daha sekarang) ketemu sama Puah yang lagi meminta jeruk di Toko Mas Tandu. Saksi ini sedang bersama neneknya lewat di depan Toko Mas Tandu, tanpa sepengetahuan mereka, Puah mendekati Saksi dan Puah memberikan jeruk keprok yang baru saja diberi oleh pemilik Toko Mas Tandu. Saksi menyatakan bahwa perilaku Puah dilandasi oleh pemikiran bahwa Puah mengira dia adalah anaknya.

Nama Puah menjadi bahan ejekan untuk menakut-nakuti anak kecil apabila anak tersebut tidak menurut ajakan orang tua. Waktu masih sekolah SD tahun 1980 an, nama Puah masih sering disebut untuk menakut-nakuti dan mengejek teman main (nggo poyokan). Dan satu hal yang menarik, permainan Hompimpah pada tahun 1970-an, nama Puah disebut-sebut dalam permainan tersebut :
“Hompimpah Wolak-Walik Tahu Mentah,
Kodok Ijo Mlebu Tampah,
Bocah Gundul Anake Puah”

Nama lain yang terkenal karena sering disebut-sebut orang Magelang dan sejaman dengan Puah, antara lain :
-Sampo (Njuritan),
-Mbok Kotik (nama Mbok Kotik sering disebut-sebut untuk menakut-nakuti anak kecil yang kemproh (kotor tubuhnya))
-Buthok (selalu membawa tempat makan dari kaleng dan segala macam barang dilekatkan pada tubuhnya),
-Mbok Min dan Itus (Ngentak),
-Sakdiyah (seorang wanita keturunan arab pada tahun 1980  hingga awal 1990 an sering mondar-mandir di jalan raya depan Masjid Jami’ Kauman Kota Magelang setiap ada pengajian paingan dan selalu memakai jarit dan kebaya yang berkilauan),
-Mbok Ali Munying (Pasar Kebonpolo) (Mbok Ali Munying meskipun dianggap orang gila tetap merasa risih pada lalat, ia selalu membawa gepyok untuk mengusir lalat yang hinggap di tubuhnya)
-Mbah Ndaik (RSJ Kramat)
-Mbok Selim dan Mbah Sioe (Mbok Selim tinggalnya di belakang GKJ Bayeman. Mbok Selim sangat tersinggung dan marah jika dipanggil Mbok Selim, mintanya dipanggil “Ndara Kartini.
-Mbah Sioe (Mbah Sioe senang mengumpulkan sambah ke kamar rumahnya. Rumahnya di sebelah Boog (Bengung) Kemirikerep.
-Kemi (Giriloyo)
-Miyem dan Mbah Bero (Karangkidul)



Sumber Narasi/Foto : Grup Facebook Kota Toea Magelang/Denmaz Didotte


LEGENDA MAGELANG : PUAH

LEGENDA MAGELANG : PUAH

Dalam rentang waktu tahun 1960 hingga tahun 1980 an, setiap warga magelang pasti mengenal sosok seorang wanita yang dianggap orang gila dan selalu hilir mudik di wilayah Kota Magelang, utamanya di seputaran Pasar Gedhe Rejowinangun, dengan membawa batu di tangannya, namanya Puah.

Berdasarkan penuturan saksi hidup yang pernah berjumpa dengan Puah, Puah adalah seorang wanita yang memiliki postur tubuh yang tinggi, berperawakan besar, berambut panjang dan berkulit hitam. Pada awalnya, dalam kesehariannya Puah dalam berpakaian menggunakan rok dan berambut panjang, kemudian rambutnya digundul dan suka memakai hem. Namun ada informasi yang mengatakan bahwa pakaian sehari-hari cuma memakai kemben, seperti yang digunakan pengantin putri model basahan. Perilaku Puah setiap pagi rajin mandi di Kali Manggis, tepatnya di Pabrik Es dekat Pasar Gedhe Rejowinangun.

Saksi hidup juga menuturkan bahwa Puah berasal dari Keluarga Berada dan suka minta uang pada orang yang dianggap mampu/kaya. Sebagai seorang yang dianggap tidak genap nalar pikirnya (orang gila/orang tidak waras/orang tidak genep), ketika menjalankan aktifitasnya meminta uang kepada para pengguna jalan di seputaran Pasar Gedhe Rejowinangun, Puah selalu membawa batu di genggaman tangannya. Hal ini membuat takut kepada orang yang sedang berpapasan dengannya, lebih-lebih mereka yang membawa kendaraan berupa mobil akan segera memberi uang agar Puah segera menyingkir dan berlalu dari sekitar mobilnya. Mereka takut mobilnya akan digores batu oleh Puah apabila tidak memberi sesuatu, baik itu uang ataupun makanan.

Diinformasikan bahwa Puah bertempat tinggal di Kampung Karang Kidul, namun dalam kesehariannya, Puah biasa mangkal di emperan Bioskop Ampera Jalan Tidar (sekarang menjadi Bank CIMB Niaga). Meskipun dianggap orang gila, Puah memiliki perilaku yang istimewa. Meskipun Puah dianggap “wong sing ora genep” tapi sering menolong orang gila lain yang sedang kelaparan, dengan cara memberikan makanan yang diminta oleh Puah dari Pedagang di seputaran Pasar Gedhe Rejowinangun. Bila Puah menemukan orang gila yang jorok dan dekil, Puah akan memandikan orang gila tersebut di Kali Manggis (Pabrik Es) dekat Pasar Rejowinangun. Dalam memandikan anak-anak gelandangan di Kali Manggis, menggunakan sabun cuci batangan yang terkenal waktu itu yaitu sabun cuci batangan “Cap Angsa”. Waktu memandikan, Puah tidak peduli anak-anak yang dimandikan menangis karena matanya pedas terkena busa sabun batangan, yang penting anak-anak itu bersih.

Ada saksi hidup yang menceritakan bahwa pada tahun 1966 saat berada di Ngarakan (Jalan Daha sekarang) ketemu sama Puah yang lagi meminta jeruk di Toko Mas Tandu. Saksi ini sedang bersama neneknya lewat di depan Toko Mas Tandu, tanpa sepengetahuan mereka, Puah mendekati Saksi dan Puah memberikan jeruk keprok yang baru saja diberi oleh pemilik Toko Mas Tandu. Saksi menyatakan bahwa perilaku Puah dilandasi oleh pemikiran bahwa Puah mengira dia adalah anaknya.

Nama Puah menjadi bahan ejekan untuk menakut-nakuti anak kecil apabila anak tersebut tidak menurut ajakan orang tua. Waktu masih sekolah SD tahun 1980 an, nama Puah masih sering disebut untuk menakut-nakuti dan mengejek teman main (nggo poyokan). Dan satu hal yang menarik, permainan Hompimpah pada tahun 1970-an, nama Puah disebut-sebut dalam permainan tersebut :
“Hompimpah Wolak-Walik Tahu Mentah,
Kodok Ijo Mlebu Tampah,
Bocah Gundul Anake Puah”

Nama lain yang terkenal karena sering disebut-sebut orang Magelang dan sejaman dengan Puah, antara lain :
-Sampo (Njuritan),
-Mbok Kotik (nama Mbok Kotik sering disebut-sebut untuk menakut-nakuti anak kecil yang kemproh (kotor tubuhnya))
-Buthok (selalu membawa tempat makan dari kaleng dan segala macam barang dilekatkan pada tubuhnya),
-Mbok Min dan Itus (Ngentak),
-Sakdiyah (seorang wanita keturunan arab pada tahun 1980  hingga awal 1990 an sering mondar-mandir di jalan raya depan Masjid Jami’ Kauman Kota Magelang setiap ada pengajian paingan dan selalu memakai jarit dan kebaya yang berkilauan),
-Mbok Ali Munying (Pasar Kebonpolo) (Mbok Ali Munying meskipun dianggap orang gila tetap merasa risih pada lalat, ia selalu membawa gepyok untuk mengusir lalat yang hinggap di tubuhnya)
-Mbah Ndaik (RSJ Kramat)
-Mbok Selim dan Mbah Sioe (Mbok Selim tinggalnya di belakang GKJ Bayeman. Mbok Selim sangat tersinggung dan marah jika dipanggil Mbok Selim, mintanya dipanggil “Ndara Kartini.
-Mbah Sioe (Mbah Sioe senang mengumpulkan sambah ke kamar rumahnya. Rumahnya di sebelah Boog (Bengung) Kemirikerep.
-Kemi (Giriloyo)
-Miyem dan Mbah Bero (Karangkidul)



Sumber Narasi/Foto : Grup Facebook Kota Toea Magelang/Denmaz Didotte


09 September 2016

DAFTAR PEMILIH TETAP (DPT) PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA MAGELANG


DAFTAR PEMILIH TETAP (DPT)

PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA MAGELANG

 

KOTA : KOTA MAGELANG

KECAMATAN : MAGELANG TENGAH

KELURAHAN : CACABAN

TPS : 14

 

NO

NAMA

RT

RW

416

DR AGUS SUPRAPTO, SP, MP

01

12

417

RINA DEWI SEPTANTI, S.PD

01

12

418

HARRIS SANYOTO

01

12

419

ENI SETIANINGSIH

01

12

420

HANITYO ARIF SANJAYA

01

12

421

SUFYAN RIZKY SANDIKA

01

12

422

IR. AGUNG SETYAWAN

01

12

423

ISTIKOMAH WORO WIGATI

01

12

424

AMONG WIBOWO, SP

01

12

425

TITIET TRISNAWATI

01

12

426

ERLUM SEPOYA, SS

01

12

427

BAMBANG SUPRAPTO ADI

01

12

428

SETYO WIDODO, SP

01

12

429

LILI ARIYANTI

01

12

430

DIDI FEBRI HANDOKO

01

12

431

BETY SRI SUNARTI

01

12

432

TRI CAHYA WIDI HARTANTO

01

12

433

DICKY WIAN WAHYUDIN

01

12

434

WAHYONO MIROBBY

01

12

435

YAYUK WINDI HARTATI

01

12

436

KWAN KUANG HWA

01

12

437

PAULINA

01

12

438

SUSILO GALIH WINARNI

01

12

439

NILUH DHARMA YUNIATI, S.SOS

01

12

440

SULUH WARDOYO, SE

01

12

441

HALIPA JASIN

01

12

442

WISTU PITOYO

01

12

443

SRI RAHAYU

01

12

444

T. WARATMOKO

01

12

445

TRI RETNOSARI

01

12

446

RIZALDI  YUSUF  MAULANA

01

12

447

C. HERU KRISTIAWAN, SH

01

12

448

SITI LAILATUL FITRIYAH SIWI PUJI ASTUTI

01

12

449

RATNA MONGI

01

12

450

LASTRIYATI

01

12

451

SAMSUL ARIFIN

01

12

452

DWI KURNIATI, SH

01

12

453

RIFKY BINTANG PERDANA

01

12

454

TISA KARTIKA PUTRI

01

12

455

KASTO

01

12

456

NANIK SUHARNI

01

12

457

ASRI BEKTI PRASETYO

01

12

458

TRIANAWATI

01

12

459

YUZO ALEXANDRI

01

12

460

NINGMIE

01

12

461

BAMBANG SUPRAWATA

01

12

462

YANUARINI, BA

01

12

463

SAFARINA EKASARI

01

12

464

DENNY HERMAWAN, SE

01

12

465

RETNO EROWATI LIMANINGSARI

01

12

466

BAMBANG KUSBIANTORO, SH

01

12

467

RATNA ARYANI, SH

01

12

468

DANANG  SADEWO

01

12

469

RATRI  INDRAYANI

01

12

470

BUDIONO

01

12

471

DARWATI

01

12

472

HERI  HERNAWAN

01

12

473

HENI  RAHMI  RAHMAWATI

01

12

474

HANANTO  HERCAHYO

01

12

475

HANINO HERBAJA

01

12

476

STEFANUS  AGUS  DWI  NUGROHO

01

12

477

YOSEPHINE  RINA  DWI ASTUTI

01

12

478

ANNAS   VERDY

01

12

479

HENY  CRISTIE

01

12

480

KATARINA  SRI  PURWANINGSIH

01

12

481

RACHMAD  KUMAEDI

01

12

482

ANA  DEWI  RATNAWATI

01

12

483

MAHA  ROZY

01

12

484

DIDI  PABRI  HANDOKO

01

12

485

MUKHAMAD  FAIES

02

12

486

NOWO  ANGGARDJITO

02

12

487

TITIS  NARWATI  DEWI

02

12

488

PUSPITA EKADEWI SULISTYO PUTRI

02

12

489

SARAYA QISTHINA HANGGARANTI

02

12

490

RAHADIAN RADITYO

02

12

491

BINARKO  ROSIDI

02

12

492

ETTI  SUSISWATI

02

12

493

SUTIKNO

02

12

494

SITI  NUR  HAYATI

02

12

495

CHANDRA  NUR  IKHSAN

02

12

496

ANDRIYANTO

02

12

497

MOCHIDIN

02

12

498

TRI  SETYA  ENIK  KUSDIYARTI

02

12

499

SRI  ROCHIYATI

02

12

500

KHAIRUL  SISWANTORI

02

12

501

LAURA  PURBA  ALAM

02

12

502

DR WORO TRIAKSIWI WULANSARI

02

12

503

DEWI KURNIAWATI WULANDARI, SE

02

12

504

MARLYNI

02

12

505

ELANG  TJAHTJO SUMPENO

02

12

506

WAHYUNI LUQIA INDRAWATI

02

12

507

SUGIYONO

02

12

508

FARIDA  KHRISTYNA

02

12

509

BAMBANG  IRAWAN

02

12

510

YUNITA  IRA  SAFITRI

02

12

511

JAROD  ADE  IRAWAN

02

12

512

YULI  SETYOWATI

02

12

513

ISHAK  LIZA

02

12

514

PARNI

02

12

515

TRIYONO

02

12

516

AGNES  RATNA  ANGGRAENI

02

12

517

ADITYA  SEPTRIAN  PRATAMA

02

12

518

AGUS  SUGIARTO

02

12

519

TUGIRAH

02

12

520

RIZKY  PRIMA  OKTORA

02

12

521

TRI  WINARKO

02

12

522

NURUL  RAKHMAWATI

02

12

523

ETIK  HUWANTI

02

12

524

DWI  YANTI,   AMK

02

12

525

AGUS  KUSNADI,  AMK

02

12

526

SAKE  FIRDHAUSY KUSUMA

02

12

527

HENDRO  MULYONO

02

12

528

WARTINI

02

12

529

IMAN WAHYUDI

02

12

530

WAHYUNINGSIH, SH

02

12

531

ONY KRISTIYONO

02

12

532

RINA RIRIN LESTARI

02

12

533

SUPRIYONO

02

12

534

PRIANDHITA ADEPURNAJATI

02

12

535

WIDIA ASRI HUTAMI

02

12

536

SENO SADTYO ADJI

02

12

537

ERNI BUDIATI

02

12

538

DRA MEGAWATY TAKALAMINGAN

02

12

539

STEVANUS HIROSHI HORII

02

12

540

RAMBAT, S.PD

02

12

541

SITI  ROKHANA, S.PD

02

12

542

MUHAMMAD IQBAL RIFANI

02

12

543

DWI PRIJANTO WIDODO

03

12

544

INITTI FATHANAH

03

12

545

REZA AGUNG NUGRAHA

03

12

546

WAHYUDI SARJITO

03

12

547

ASTUNING YUNIATUN

03

12

548

ARI  RAHMA  NURDHANI

03

12

549

DWIASRI  NURAINI

03

12

550

SORAYA ISNAINI

03

12

551

MUHAMMAD BAHTIAR RIFAI

03

12

552

SULAEMAN

03

12

553

TARIANA

03

12

554

SITI  ROCHANIE

03

12

555

RIEZKY  DWI  INDAH  NUGRAHENI

03

12

556

HERY  PURNOMO,  SE

03

12

557

DEWI  TRI  WULANDARI

03

12

558

TRI  DJOKO  MINTO  NUGROHO

03

12

559

NUR  HIKMAH

03

12

560

RESTY  WULANDARI,  SE

03

12

561

FAUZANNATUL  LAILA

03

12

562

SUKIMAN  INDARTO

03

12

563

TJIPTO  BUDHI  MULYATI

03

12

564

INDRADI

03

12

565

APRI  INDRA  SANTOSO

03

12

566

MUH  HADI  PRAMONO

03

12

567

YUNI   ZUHROTUNNISA  HS

03

12

568

TITIK  SUDIATI

03

12

569

EKA  CHRISTYAWATI, A.MD. TEM

03

12

570

SETYO  BUDI  RAHAYU,  A.MD. TEM

03

12

571

WIDYANASARI

03

12

572

HERMAN  INDRAPATI  BINTORO

03

12

573

DAMILIANTI

03

12

574

ARIS  HANDOKO

03

12

575

ATIK  ARIFIATI

03

12

576

BAMBANG  MARGONO, SE

03

12

577

WIDIYATI

03

12

578

UMI  KULSUM

03

12

579

ETANIA  HARUM  YONANDA

03

12

580

SRI  YULIATI

03

12

581

PUTRI  KUSUMASARI

03

12

582

WAHYU  ADI  LUKMANTO  ASMORO

03

12

583

DINI  INDAH  PURNAMI

03

12

584

IRIANINGSIH,  SPD

03

12

585

WAHYU  RIYANTO,  SE

03

12

586

VIVI  YULIANIE

03

12

587

MUCHAMAD  RINDU  AGUNG  NUGROHO

03

12

588

JAKA  PURWANTO,  SE

03

12

589

LIES  ATIKAH  SIMANJUNTAK

03

12

590

ROY  LISTIANTO  PRABOWO

03

12

591

IMAM  SUBARKAH

03

12

592

ENY WIDAYATI

03

12

593

TRI  HERMAWAN  JATMIKO

03

12

594

ISMINDARI  AHADIAH

03

12

595

MAHMUDATUN

03

12

596

WIDOYOKO

03

12

597

AKHMAD  MULYADI

03

12

598

NUR  SETO  JATI

04

12

599

MUHPAR

04

12

600

KURNIAJI WIBOWO

04

12

601

DIANDAYU ARIFIANTI

04

12

602

TEGUH SUWITO, SE

04

12

603

OKTI SETYANINGSIH , AMD FT

04

12

604

PRIYO  SUSILO

04

12

605

BIDAYATUN

04

12

606

FIRDAUS  FITRIYANDI

04

12

607

D P HENNY PUSPAWATI

04

12

608

IDAYA  WINTORO

04

12

609

HARTINI

04

12

610

MEVTA SINTHIA RAHASTI

04

12

611

HENRI  BENO PUTRA, AMD

04

12

612

HARNIDA MARTA  ANGGARTI

04

12

613

RETNO  WIDYASTUTI

04

12

614

DRS  MUCH  CHADIQ

04

12

615

BUNDARI, S.SOS

04

12

616

MUHAMAD PANJI

04

12

617

ROFIKA DYAH MAHARANI

04

12

618

RATIH CHANDRA PERTIWI

04

12

619

SUPRIYATNO

04

12

620

NUNUNG FATIMAH

04

12

621

ENDANG SULASNIAWATI

04

12

622

AULIA DIZA RACHMAWATIE

04

12

623

HARI SUGIYANTO, AK, MSC

04

12

624

RETNO ENDARWATI, S.PD AUD

04

12

625

YUDI NOVIAR, S.HUT

04

12

626

CAHYA INDRASSARI, SE

04

12

627

ANDRE BUDIMAN

04

12

628

FATIMAH ASZAHRA

04

12

629

PRIYONO

04

12

630

SRI WIDAYATI

04

12

631

ACHMAD PLATTA PUTRA PRIYONO

04

12

632

HANDY KURNIAWAN

04

12

 

 

DIKUTIP SESUAI ASLINYA

 

DITETAPKAN DI MAGELANG,

TANGGAL 02 OKTOBER 2015

 

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA MAGELANG

KETUA,

 

 

DRS BASMAR PERIANTO AMRON